0 di keranjang

No products in the cart.

Proses Konstruksi Pusaka Gong Senen Japara

Sebelum ada Projek Share Heritage Found ini Rumah Kartini sejak 2008 sudah mengumpulkan data sejarah dan seni tentang Japara dan mempelajarinya. klik Profile

Pada kesempatan ini Rumah Kartini ingin bercerita proses demi proses saat pembuatan gayor Gong Senen Japara selama satu setengah Tahun.
Laku spiritual tentang proses reproduksi ini sangatlah bermakna bagi kami, banyak belajar tentang ilmu laku yang bukan hanya sebuah teori semata, sebagai masyarakat jawa yang menghormati tentang leluhur,alam, Hablu Minannas. dimulai dengan prosesi ziarah dari sesepuh pinisepuh yang terlibat dalam gong senen, proses berdoa dan Selamatan untuk memohon kepada Tuhan Y.M.E juga menyatukan visi misi pada Rumah Kartini Japara.

Kejutan pahit dan manisnya proses pembuatan reproduksi gayor gong senen Japara.

Ternyata dilapangan sangat berbeda, anggaran yang kami tulis untuk pembuatan gayor gong senen, membengkak sampai 7x Lipat. dengan salah hitungan pada material dan produksi yang kami pakai. Tapi perihal tersebut tidak membuat kami menyerah untuk mewujudkan gayor gong senen kembali, dengan tujuan untuk masyarakat umum maupun Regenerasi yang akan datang, agar bisa mengetahui betapa kuat dan hebat proses berkesenian masyarakat Japara saat itu.

Konstruksi Gong Senen Japara :

Konstruksi pada bentuk gayor gong senen ini memiliki bagian bagian tertentu yang mengandung arti dan unsur filosofis yang sarat dengan nilai religius dan norma budaya jawa.
bagian tersebut terdiri dari umpak yang berjumlah lima, dua Soko, dinding tengah dan samping.

Tahapan pertama adalah Proses drafter atau gambar kerja harus sudah fix dan disetujui oleh team yang terdiri dari apeep qimo, Roshikin, bapake Garind juga Pak Nardi. Sistem konstruksi pembuatan gayor gong senen ini memakai tehnik trap-trapan (knock down) yang disinyalir saat itu masih sedikit furniture dan bahan kayu memakai mur,baut dan paku. pada pendekatan ini kami menggunakan ilmu hitungan jawa pada bangunan rumah rumah jawa yang dibantu oleh spiritualis untuk mengetahui secara detail tentang ukuran dan bentuk gayor gong senen.

material kayu jati gong senen Rumah kartini japara

pada proses ini sangat menarik dalam pembuatan gayor gong senen Japara, Rumah Kartini mendapat bantuan kayu jati perhutani (saat itu suplai kayu jati perhutani sangat sedikit dan sulit) mas Wawan, pengusaha sukses asal Blitar yang mendirikan gudang meubel di Japara yang sangat respek pada kegiatan kami untuk merealisasikan reproduksi warisan Kartini dan Japara, dan mas Wawan pun berterimakasih pada Rumah Kartini untuk bisa ikut terlibat dan membantu pada idea dan gagasan mulia ini tentang Japara. bukan hanya donatur kayu, mas wawan sampai melibatkan pekerja tukang kayunya untuk membuat konstruksi sampai selesai yang dimulai pada tanggal 7 Juli sampai 24 Agustus 2015. dalam proses pembuatan minimal 2 hari sekali kami harus melakukan pengecekan perkembangan proses juga untuk dokumentasinya. Tukang kayu yang terlibat bernama Njan dan teamnya.

konstruksi gong senen Rumah kartini Japara

Selama proses pembahanan Gayor Senen, malam harinya kami sering berdikusi dengan kepala produksi bagian ukir yang bernama mas badrus, yang direkomendasikan beberapa orang senenan untuk mengukir Gayor gong Senen. Kami pun berdiskusi tentang detail motif ukiran yang saling beradu argument dengan kurikulum pendidikan yang kami terima selama sekolah.. heeem, apa yang terjadi? apa yang didalam otak kami tentang pakem motif ukiran jepara saat ini pun berubah. bukan waktu yang singkat untuk pembacaan detail ukiran pada gayor gong senen.

pengiriman material kayu jati gong senen Rumah kartini japara

Setelah konstruksi gayor gong jadi, kami ber empat , Apeep, Oky, Roshikin dan Bapaknya garin berdiskusi di rumah nya mas Badrus untuk menanyakan perihal harga dalam proses pengukirannya. kami pun berpikir soalnya budget kita tidak memenuhi target. aagrh, bukan hanya sesekali pusing untuk melakukan pekerjaan sosial ini. mas garin yang mempunyai koleksi guitar carving pun merelakan untuk saya pilih dan dijual untuk menambah budget pada proses pengukiran. tapi alhamdulillah mas badrus bersedia melakukan dengan budget kita dan kekurangannya bisa sambil berjalan (yang penting dilakukan dulu mas).

%d blogger menyukai ini: