Rumah Kartini– Pembelajaran tentang seni, sejarah dan kebudayaan tidak mengenal usia. Untuk itu, memang sudah seyogyanya anak-anak sejak dini sudah dikenalkan tentang sejarah, seni dan budaya. Seperti halnya yang dilakukan para siswa SD Negeri Kauman Japara, beberapa hari kemarin. Siswa-siswa tersebut belajar tentang sejarah Japara bersama Komunitas Rumah Kartini / QimoJapara,

Anita, guru SDN Kauman Japara mengatakan, kegiatan pembelajaran sejarah tentang Japara khususnya pahlawan R.A Kartini ini dilakukan agar siswa-siswa sudah sejak dini mengenal kotanya sendiri, terutama tentang R.A Kartini yang memang mempunyai banyak cerita menarik untuk diketahui para murid.

“Kami harap dengan belajar langsung ke Rumah Kartini, anak-anak didik bisa lebih tahu dan lebih mencintai tentang Japara”

Sejumlah 35 siswa Kelas 3 SD  yang berkunjung ke Rumah Kartni nampak begitu antusias, pasalnya biasanya siswa-siswa tersebut hanya belajar di ruang kelas saja, dan sekarang diajak ke luar kelas.

“Mereka sudah tiba ke lokasi pukul 09.30, padahal jadwalnya itu pukul 10.00” paparnya.

Lebih lanjut Anita menambahkan, ” Anak-anak sangat menyukai kegiatan ini. Terlihat mereka juga aktif bertanya tentang siapa dan bagaimana sosok Kartini. “ Untuk itu, kami harap pembelajaran ini bisa bermanfaat bagi para murid ” pungkasnya.

Sementara itu pegiat sejarah Komunitas Rumah Kartini, Daniel F.M Tangkilisan yang menjadi tentor bagi puluhan murid itu mengatakan pembelajaran yang diberikan kepada siswa SD klas 3 tersebut yakni terkait pengenalan tentang Kartini dan keluarganya, seperti halnya mengenalkan Kardinah dan Sosrokartono, yang keduanya merupakan saudara Kartini .

” Selama ini sosok Kartini hanya dikenal sebagai pahlawan emansipasi wanita saja. Untuk itu kami terangkan kepada anak- anak tentang sejarah keluarga Kartini serta karya-karya dari Kartini seperti batik, lukisan, ukir dan tulisan atau surat surat Kartini dengan menunjukkan foto-foto sejarah kuno. Hal ini agar mereka bisa meneladani Kartini lebih jauh”, Jelasnya.

SDN-Kauman-Belajar-Sejarah-Jepara-di-Museum--Rumah-Kartini-Japara-Indonesia

Dari belajar sejarah tersebut, Daniel menghimbau para siswa untuk selalu giat belajar seperti halnya Kartini, Kardinah dan Sosrokartono. “Kami menghimbau kepada anak-anak supaya menjadi orang yang berguna bagi dunia sebagaiamana yang telah diteladankan ketiganya” paparnya.

Apeep Qimo, Ketua Komunitas Rumah Kartini menyatakan, kegiatan seperti ini sudah kesekian kalinya dilaksanakan di Rumah Kartini. Selain itu Pihaknya juga mengatakan, membuka pintu selebar-lebarnya bagi para pembelajar, mulai dari jenjang sekolah dasar (SD) hingga tingkat Mahasiswa, ataupun para peneliti untuk belajar bersama tentang Japara di Rumah Kartini.

Baca Juga :

Di Balik Reproduksi Gong Senen Japara

Pusaka Seni Kriya Japara 

Proses Konstruksi Pusaka Gong Senen Japara